Rabu, 30 November 2011

chris john pertahankn gelar




Jakarta - Chris John berhasil mempertahankan sabuk juaranya di kelas bulu WBA untuk kali ke-15 setelah menundukkan Stanyslav Merdov. Apa saja komentarnya tentang sang lawan, istri dan Billy Dib.

Bertarung di Challenge Stadium, Perth, Rabu (30/11/2011), Chris John menang angka mutlak atas Merdov yang asal Ukraina. Ia sempat memukul jatuh Merdov di ronde kedua, tapi harus melakoni 12 ronde untuk menjadi pemenang.

"Saya sudah berusaha sekuat tenaga untuk menjatuhkan dia. Tapi dia justru tampil lebih all out setelah jatuh di ronde kedua. Dia kelihatannya tidak memikirkan lagi bahwa dia sudah jatuh,” ujar Chris John dalam wawancara via telepon dengan wartawan bersama Mahkota Promotion di Bloeming Cafe, Jakarta.

"Kalau saya dianggap stamina habis, itu tidak mungkin. Dia tenaganya kuat. Padahal saya sudah pukul dia terus. Saya malah kesulitan karena pelipis saya sobek," sambung petinju berusia 32 tahun itu, yang harus mendapatkan empat jahitan dari lukanya itu.

Penampilan Chris John kali ini cukup istimewa karena sang istri, Ana Maria Megawati, sempat naik ring pula untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, berdiri di dekat suaminya.

"Saya tentu saja sangat senang dia ada di sini. Dia jadi motivasi tersendiri buat saya," tukasnya.

Tentang rencananya ke depan, Chris John disodori nama Billy Dib, petinju Australia yang saat ini menyandang sabuk juara kelas bulu IBF. Beberapa waktu lalu Dib mengatakan ingin sekali menjajal kemampuan Chris John yang sudah berstatus super champions.

"Saya siap menghadapi dia, karena saya juga ingin bisa melakukan pertandingan unifikasi (gelar). Saya kenal Billy, dia pernah jadi sparring partner saya, tapi saya lupa kapan," imbuh Chris John, menyebut petinju berusia 26 tahun yang memiliki rekor bertanding 33 kali menang dan kalah satu kali itu.

daud jordan siap jd juara dunia



<a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a7a26f14&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=52&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a7a26f14' border='0' alt='' /></a>
Jakarta - Petinju Indonesia, Daud Yordan, berhasil merebut sabuk juara kelas bulu versi IBO Asia Pasifik setelah mengalahkan Frankie Archuleta. Daud bertekad merebut titel juara di level yang lebih tinggi.

Daud menyudahi perlawanan petunju asal Amerika Serikat itu di Challenge Stadium, Perth, Australia, (Rabu/30/11) dengan menang TKO di ronde keempat.

Ini adalah kali pertama petunju berusia 24 tahun itu naik ring lagi setelah kalah dari rekan se-negaranya, Chris John pada pertarungan perebutan gelar juara WBA di Jakarta, April silam.

"Saya sangat senang dengan kemenangan ini dan saya membuktikan saya mampu bangkit setelah kekalahan terakhir. Saya juga berterima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh rakyat Indonesia," ucap Daud kepada detikSport lewat wawancara via telepon bersama Mahkota Promotion di Bloeming Cafe, Jakarta, seusai pertandingan.

Mengenai pertandingan tadi, dia mengakui mengalami menit-menit awal yang berat karena Archuleta cukup terlihat kokoh di ronde awal.

"Tapi kemudian saya berhasil menemukan irama permainan saya dan saya terus menekan dia sehingga dia limbung. Ini membuktikkan bahwa petinju kita tidak kalah dari petinju Amerika Serikat yang dikenal sebagai gudangnya petinju bagus. Menurut saya empat ronde ini adalah kemenangan yang mudah," sambung dia.

Ditanya mengenai rencana ke depan, Daud menyerahkan kepada manajermen, tim promotor dan media untuk menilai sudah sejauh mana kemampuannya melakoni pertandingan-pertandingan yang lebih besar.

"Tapi saya siap untuk menjadi juara dunia untuk membawa nama Indonesia. Sekali lagi terima kasih atas dukungan masyarakat," pungkas petinju yang kerap disapa Chino ini.


sumber: detiksport